It's more than creative, it's CREATIZZ

Pengalaman Pribadi

Working In Action: Foto-Foto Keseharian di Tambang

image

P5M (Pertemuan 5 Menit) Tiap Pagi

 

Survey Tambang

Barging Ke Tongkang

 

Unit HD 785 Sedang Service

image

Persiapan Operasi Hauling

image

Persiapan Operasi Penyiraman

image

Maintenance Kolam Outlet Gorong-Gorong


Working In Action: Kalimantan, Tanah Harapan

Kalimantan. Pulau terbesar di Indonesia. Berisikan berbagai macam sumber daya alam yang melimpah dan tak ada habisnya. Surga di bumi khatulistiwa, menjadi istilah tepat bagi pulau ini. Lebatnya hutan saat dipandag dari udara laksana karpet hijau. Indonesia beruntung memiliki pulau ini.
Ironisnya, jumlah penduduk Kalimantan tidak berbanding lurus dengan besarnya atau luasnya tanah. Semua orang malah berebut sepenggal kecil tanah di Jawa. Sedikit juga hitungan/presentase orang Jawa yang merantau ke Kalimantan. Orang Jawa terbanyak adalah transmigran sejak jaman Orde Baru. Seharusnya Kalimantan menjadi tanah perantauan utama bagi orang Jawa atau Sumatera. Eksploitasilah pulau ini. Tidak ada yang salah dengan mengeksploitasi harta Indonesia ini. Bahkan kita bisa memajukan daerah Kalimantan dengan merantau kesana.

image

Kenapa saya berbicara mengenai Kalimantan? Karena saya merupakan seorang perantauan di tanah Borneo tersebut. Saya mencoba memeras keringat dengan bekerja di perusahaan tambang batubara, PT. Pamapersada Nusantara (PAMA). Site tambang tempat saya beroperasional adalah site KCMB di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. PAMA mengambil fungsi sebagai kontraktor atas joint site yang dimiliki oleh PD. Baramarta dan PT. Prima Multi Mineral (PMM). Uniknya PMM adalah anak perusahaan PAMA yang bekerja sebagai trader batubara. Jadi site KCMB bisa dikatakan sebagai tambang PAMA sendiri.

image


My New Career

image

Karena suatu hal, akhirnya saya memutuskan keluar dari pekerjaan kontraktor bangunan. Dan kini, saya bergabung dengan PT. Pamapersada Nusantara semenjak April 2012!
Perusahaan ini, atau lebih dikenal dengan nama PAMA, merupakan perusahaan kontraktor tambang, khususnya penambangan batubara. Berdiri sejak 1993, PAMA menjadi salah satu kontraktor tambang terkemuka di dunia. Bahkan bisa dikatakan “number one’s coal mining contractor” di Indonesia. Itulah yang menjadi ketertarikan saya untuk bergabung dan mendaftar di posisi Group Leader Operation Division. Walaupun sekarang dalam masa trainee hingga April mendatang, tapi saya mulai menyukai sistem dan cara kerja di perusahaan ini. FYI, PAMA merupakan anak perusahaan PT. UNITED TRACTOR (UT), yang notabene berinduk pada PT. Astra International, Tbk. Embrio PAMA sudah ada sejak 1976, dimana memulai sebagai rental division UT. Berkembang pesat, hingga memiliki 5 anak perusahaan, di antaranya KPP (Kalimantan Prima Persada), PMM (Prima Multi Mineral), MPU (Mitra Persada Utama), dll.


Working In Action: Cari Makan Murah di Mall Jakarta

Mall-mall atau pusat perbelanjaan di Jakarta menawarkan banyak sekali jenis makanan dari berbagai belahan dunia. Namun untuk menikmati semua itu, tentu saja semua restoran itu memasang tarif mahal. Karena mahal itu relatif, maka standar mahal adalah di luar jangkauan orang kantoran biasa seperti saya ini. Di atas 50 ribu rupiah untuk sekali makan dalam sehari sudah merupakan kategori mahal. Oleh karena itu kita harus pintar-pintar memilih restoran di mall, agar bisa menikmati makanan enak tapi terjangkau (atau murah).
Rekomendasi saya adalah Shihlin Taiwan Street Snacks. Untuk paket nasi dengan chicken crispy hanya 25 ribu rupiah. Tapi itu belum termasuk minum. Adapun saat saya makan siang di Mall Central Park, Shihlin menjadi pilihan saya. Cukup enak dan mengenyangkan. Banyak menu makanan lain yang ditawarkan oleh restoran ini seperti Seafood Tempura, XXL Crispy Chicken, dan yang paling Ketela manisnya. 10 ribu sudah dapat sebungkus berisi banyak potongan ketela garing nan manis.
Kalo untuk minum, biasanya saya cari di tempat lain yang mengkhususkan menjual minuman. Supaya dengan harga sama, saya bisa mendapat porsi minuman lebih besar. Atau paling murah, saya tinggal beli aqua di Carefour. Jadi makan di mall sebenarnya tidak mahal-mahal amat. Tinggal pintar-pintarnya kita saja kok. Tapi kembali pada prinsip saya, saat bersama kawan atau keluarga, gak usah cari murahnya, tapi cari enaknya. Mahal gak apa-apa, yang penting puas!

image


Holiday In Action: Gili Trawangan, Lombok


Holiday In Action: Perjalanan Ke Pantai Indrayanti

Sekedar menambahkan hasil editan video dan foto-foto dari perjalanan saya tahun lalu ke Pantai Indrayanti. Semoga bisa menambahkan referensi anda untuk memilih tempat liburan. Seperti kata iklan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, “Kenali negerimu, jelajahi negerimu”

 


Tahun Baru 2012: Akhir dan Awal Yang Manis

31-12-2011
11.30 WIB

House of Beer, Jogjakarta

Layaknya orang lain, saya seperti diburu nafsu untuk mencari tempat atau spot yang enak bersama teman-teman menunggu waktu pergantian tahun. Dengan terburu-buru seperti dikejar setan (persis klo dikejar debt collector juga), motor supra125 saya geber sekencang mungkin ke arah jalan affandi untuk memesan meja kosong di rumah makan Wisata Kuliner. Untung tak dapat diraih, semua kursi sudah diduduki. Yang kosong hanya meja saja, itupun tinggal satu buah. Padahal kelima teman saya sudah mau menyusul ke tempat itu. Sial, keluh hati saya. Padahal sudah nemu tempat enak, ada live musicnya, plus akan ada firework party menjelang countdown. Saya pribadi menyalahkan teman-teman saya itu. Sudah saya ajaka mereka sejak jam 10 untuk bergegas mencari tempat nongkrong yang enak, malah masih nonton film The Dark Knight di Trans TV sampai selesai. Pakai acara mengeluh lagi soal jalanan macet. Ya ampun, kalo mau cari kesenangan ya pasti ada resikonya, masak mau enaknya aja -___-

Kemudian dengan sedikit paksaan (dan banyak ancaman), akhirnya mereka mau juga bergerak. Padahal tinggal setengah jam lagi menjelang jam 12.00. Kalo sampai kelewatan momentumnya, bakal gua obrak-abrik kamar mereka, begitu hati saya (lebih tepatnya, setan saya) berbicara. Begitulah cerita saya berawal hingga berlanjut mengetahui bahwa di lantai 3 atau atap dari Wisata Kuliner terdapat skydining resto bernama House of Beer. Begitu saya naik ke atas, ternyata lumayan ada beberapa kursi kosong. Akhirnya gak sia-sia juga punya niat cari tempat pewe. Sambil menunggu teman-teman saya tiba, bir bintang botol kecil saya pesan dan menikmati suasana yang cukup meriah ini. Begitu kelima teman saya datang, kembang-kembang api di sekitar tempat kami bermunculan. Karena posisi di lantai 3, kamipun dapat melihat langit Jogja yang dipenuhi kembang api. Mulai dari arah timur, selatan dimana terdapat alun-alun, tempat berpusatnya warga Jogja berpesta pergantian tahun, hingga sekitara jalan Affandi atau Gejayan. Sang cewek vokalis band di bawah mulai menghitung waktu mundur, dan begitu 3……..2………1………!!!!!!! HAPPY NEW YEAR!!!!!!!!

Pesta kembang apipun dimulai menandakan 2012 juga dimulai, sambil diiringi lagu “Auldlang syne”.

01-01-2012
01.30 WIB
Tugu Jogja

Entah roh apa yang merasuki saya (bukan, ini bukan adegan film Kuntilanak Kesurupan), saya punya niatan untuk melihat suasana di Tugu Jogja. Dan hasilnya adalah terjebak dalam kemacetan super parah. Mobil dan motor seperti membentuk lautan sepanjang Jalan Sudirman hingga Tugu. Dan semua kendaraan dalam keadaan berhenti, tiada gerakan maju. Keberadaan polisi, walau cukup membantu mengurai kemacetan, namun jumlah motor dan mobil sudah tidak seimbang dengan kapasitas arus jalan raya. Herannya, masih ada saja orang-orang yang ingin enaknya (istilahnya wong jowo, golek penak dewe) merebut alur jalan sebaliknya. Entah mereka ingin memotong lajur atau berbalik arah, tapi malah semakin membuat macet Jalan Sudirman terutama dekat jembatan kali code. Ribuan orang juga ikut memadati pinggiran jalan sehingga menambah hambatan bagi arus kendaraan. Perlu 45 menit bagi saya yang berkendara dengan motor untuk mencapai posisi Tugu dari Jembatan, yang hanya berjarak 1 kilometer.

image

Begitu sampai di Tugu, yang ada hanyalah kumpulan manusia, yang menurut saya adalah manusia tak bertanggungjawab. Lihat saja foto di atas dimana dengan enaknya, mereka duduk-duduk di sekitar Tugu dan tidak peduli dengan kemacetan. Atau lebih parahnya, mungkin mereka juga ikut menambah kemacetan. Sampah-sampah juga dibuang begitu saja di jalan.

Saya sebagai orang asli Jogja sudah merasa sikap para wisatawan yang berkunjung kelewatan. Mereka hanya berpikir untuk dirinya sendiri. Sayapun sempat mengobrol dengan seorang polantas, yang mana beliau bersama polantas lainnya sudah mengatur kemacetan sejak jam 21.00. Petugas ini juga sempat curhat bagaimana tugasnya mengharuskan dia bekerja di waktu orang-orang lain bisa berkumpul bersama keluarga masing-masing. Seorang polisi juga manusia, merekapun berkeluarga dan juga ingin menikmati masa-masa seperti ini layaknya orang lain. Salut kepada polisi Indonesia yang melayani tiap saat!!! Terkutuklah polisi pemalas dan korup!!!

imageSayapun tiba di rumah jam 02.40. Rumah juga sepi sebab keluarga saya sedang berlibur. Walau ada rasa kesepian, tapi saya tidak menyesali malam ini. Akhir tahun 2011 ini saya rayakan dengan pengalaman yang cukup manis namun mengesalkan. Tapi dengan mulainya tahun 2012 ini, saya makin berharap seperti apakah pengalaman unik lainnya yang bisa saya dapatkan……..

CREA mengucapkan kepada seluruh masyarakat di Indonesia, SELAMAT TAHUN BARU 2012! Let’s make this year a happy moment again!


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 225 other followers